Di ruang sel steril, Kabinet Keamanan Biologis (BSC) sangat penting untuk memastikan keselamatan eksperimen dan sterilisasi sampel. Dengan menggabungkan filtrasi aliran udara dan isolasi fisik, BSC melindungi personel laboratorium, sampel sensitif, dan lingkungan sekitar, memainkan peran penting dalam kultur sel dan operasi biologi molekuler.
I. Fungsi Utama Kabinet Keamanan Biologis
Perlindungan PersonelFiltrasi udara partikel efisiensi tinggi (HEPA) mencegah aerosol dan mikroorganisme mencapai operator, mengurangi risiko paparan terhadap bahan yang berpotensi menular.
Perlindungan SampelAliran udara yang terkontrol di dalam ruang kerja memastikan sampel, seperti kultur sel atau reagen, tetap tidak terkontaminasi selama penanganan.
Perlindungan LingkunganPembuangan yang difilter mencegah gas berbahaya atau agen biologis melarikan diri ke lingkungan laboratorium.
II. Skenario Aplikasi di Ruang Sel Steril
Area Kultur Sel
Digunakan untuk penanganan sel yang melekat atau suspensi, pemisahan, dan penanaman
Memastikan perlindungan ganda untuk operator dan sampel
Operasi Virus atau Genetika yang Dimodifikasi
Wajib di ruang sel BSL-2 atau BSL-2+
Mempertahankan tekanan negatif dan filtrasi efisiensi tinggi untuk mencegah penyebaran agen biologis
Area Pengolahan Sampel dan Persiapan Reagen
Menyediakan lingkungan steril untuk manipulasi
Meminimalkan kontaminasi silang dan memastikan hasil eksperimen yang dapat direproduksi
III. Pedoman Instalasi dan Tata Letak
Pemilihan Lokasi
Hindari gangguan aliran udara dari lalu lintas personel
Pertahankan jarak aman dari pintu, ventilasi suplai HVAC, dan peralatan lainnya
Tata Letak Ruang Kerja
BSC harus menghadap ke operator dengan jarak yang memadai di depan untuk operasi yang aman
Pastikan aksesibilitas untuk pembersihan dan pemeliharaan rutin
Persyaratan Kebersihan dan Tekanan
Pasang di area yang diklasifikasikan ISO 5–7 sesuai kebutuhan
Pertahankan tekanan positif ruangan atau tekanan negatif lokal tergantung pada eksperimen untuk memastikan keselamatan personel dan sampel
IV. Standar Operasional dan Manajemen
Prosedur Operasional Standar (SOP)
Termasuk prosedur startup, pra-sterilisasi, teknik operasional, dan protokol penutupan
Minimalkan gerakan tangan yang cepat untuk mencegah gangguan aliran udara
Pemeliharaan Rutin dan Sterilisasi
Lap permukaan kerja dengan 70% etanol sebelum dan setelah setiap penggunaan
Ganti filter HEPA secara berkala dan lakukan sertifikasi aliran udara sesuai pedoman produsen
Pelatihan Personel
Operator harus memahami pola aliran udara, teknik penanganan yang aman, dan prosedur darurat
Pelatihan rutin memperkuat budaya keselamatan laboratorium
V. Kesimpulan
Di ruang sel steril, Kabinet Keamanan Biologis lebih dari sekadar peralatan laboratorium—mereka adalah penghalang kunci yang melindungi eksperimen kultur sel, menjaga sterilitas sampel, dan melindungi lingkungan laboratorium. Penempatan yang tepat, penggunaan yang benar, dan manajemen yang ketat memastikan BSC memberikan perlindungan maksimum, mendukung penelitian sel berkualitas tinggi dan dapat direproduksi.