Prinsip Pemurnian Udara untuk Bengkel Alat Kesehatan Steril

Dibuat pada 2024.11.12
Dalam bidang produksi perangkat medis, terutama di Guangzhou di mana industri medis sedang berkembang pesat, pemurnian udara di bengkel produksi bebas debu dan steril sangat penting. Ini adalah mata rantai kunci dalam memastikan kualitas dan keamanan perangkat medis. Mari kita lihat secara rinci prinsip-prinsip pemurnian udara yang terlibat.
Ilmuwan berseragam pelindung mengoperasikan peralatan laboratorium.
I. Analisis Sumber Polusi Udara
Sebelum memahami prinsip pemurnian udara, kita harus terlebih dahulu memahami jenis sumber polusi udara di bengkel produksi. Sumber-sumber tersebut terutama mencakup aspek-aspek berikut:
(A) Dibawa oleh Udara Eksternal
Udara di luar bengkel mengandung sejumlah besar polutan seperti partikel debu dan mikroorganisme. Bahkan di lingkungan yang relatif bersih, masih mungkin terdapat puluhan ribu partikel debu per meter kubik udara, dan partikel-partikel ini dapat membawa mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Ketika udara eksternal masuk ke bengkel melalui celah pintu dan jendela, sistem ventilasi, dll., udara tersebut menjadi salah satu sumber polusi.
(B) Dihasilkan Selama Proses Produksi
Selama proses produksi perangkat medis, seperti pemesinan dan perakitan komponen, akan dihasilkan partikel seperti serpihan dan serat. Selain itu, beberapa operasi produksi dapat menyebabkan penyebaran mikroorganisme. Misalnya, aktivitas personel dan penanganan material dapat menyebabkan penyebaran mikroorganisme di udara. Jika polutan yang dihasilkan selama proses produksi ini tidak dikendalikan, hal itu akan sangat memengaruhi kualitas dan sterilitas produk.
II. Tujuan Pemurnian Udara
Untuk bengkel produksi alat kesehatan Guangzhou yang bebas debu dan steril, pemurnian udara memiliki tujuan yang jelas.
(A) Pengendalian Partikel Debu
Jumlah partikel debu di udara di dalam bengkel kerja harus dikurangi hingga tingkat yang sangat rendah. Sesuai dengan persyaratan tingkat kebersihan yang berbeda, seperti tingkat ISO 5 (jumlah partikel debu dengan diameter 0,5μm atau lebih per meter kubik udara tidak boleh melebihi 3520), konsentrasi partikel debu harus dikontrol secara ketat untuk mencegahnya menempel pada permukaan perangkat medis dan memengaruhi presisi serta kinerja produk.
(B) Pengendalian Mikroorganisme
Jumlah mikroorganisme di udara harus dikurangi secara efektif, termasuk bakteri, jamur, dan virus. Melalui pemurnian udara, harus dipastikan bahwa kandungan mikroorganisme di lingkungan produksi tidak akan mengkontaminasi perangkat medis, sehingga memastikan keamanan perangkat medis selama penggunaan dan menghindari kecelakaan medis yang disebabkan oleh infeksi mikroba.
III. Prinsip dan Teknologi Pemurnian Udara
(A) Prinsip Filtrasi
1. Filtrasi Primer
Garis pertahanan pertama dalam pemurnian udara adalah filter primer. Filter ini terutama menyaring partikel debu berukuran lebih besar, seperti yang berdiameter lebih dari 5μm. Filter primer umumnya menggunakan bahan seperti kain non-anyaman dan serat kaca. Melalui aksi fisik seperti intersepsi dan tumbukan inersia, debu partikel besar terhalang di permukaan filter. Proses ini dapat menghilangkan sebagian besar debu yang terlihat, rambut, dan polutan lain di udara, melindungi filter efisiensi menengah dan efisiensi tinggi berikutnya.
2. Filtrasi Efisiensi Menengah
Filter efisiensi menengah menargetkan partikel debu dengan diameter antara 1 dan 5μm. Bahan penyaringnya lebih halus dan dapat mencegat partikel yang lebih kecil yang telah melewati filter primer. Filtrasi efisiensi menengah memainkan peran penghubung dalam sistem pemurnian udara. Ini tidak hanya dapat meningkatkan kebersihan udara tetapi juga memperpanjang masa pakai filter efisiensi tinggi. Bahan penyaring efisiensi menengah yang umum meliputi serat sintetis. Dengan meningkatkan kepadatan dan kompleksitas media penyaring, efek penyaringan ditingkatkan.
3. Filtrasi Efisiensi Tinggi (HEPA)
Filter efisiensi tinggi adalah salah satu perangkat inti untuk mencapai lingkungan bebas debu dan steril. Filter ini dapat menyaring partikel debu dengan diameter 0,3μm atau lebih, dengan efisiensi penyaringan lebih dari 99,97%. Prinsip penyaringan filter HEPA terutama didasarkan pada aksi gabungan dari beberapa mekanisme seperti difusi Brown, intersepsi, tumbukan inersia, dan pengendapan gravitasi. Bahan khusus seperti kertas filter serat kaca ultra-halus di dalamnya memiliki ukuran pori yang sangat kecil dan kepadatan yang sangat tinggi, yang dapat secara efektif memblokir partikel debu dan mikroorganisme kecil, memastikan bahwa udara yang disaring mencapai tingkat kebersihan yang sangat tinggi.
(B) Prinsip Organisasi Aliran Udara
1. Aliran Searah
Di beberapa area produksi alat kesehatan dengan persyaratan kebersihan yang sangat tinggi, seperti bengkel produksi alat kesehatan implan, metode pemurnian udara aliran searah sering digunakan. Dalam sistem aliran searah, udara mengalir dalam garis aliran paralel dengan kecepatan seragam, "menyapu" partikel debu dan mikroorganisme keluar dari area kerja. Metode organisasi aliran udara ini dapat memastikan bahwa udara di area kerja selalu tetap dalam keadaan sangat bersih, secara efektif mencegah akumulasi polutan.
2. Aliran Non-Searah (Aliran Turbulen)
Untuk beberapa area dengan persyaratan kebersihan yang sedikit lebih rendah, metode pemurnian udara aliran non-unidirectional lebih cocok. Dalam sistem ini, setelah udara masuk ke bengkel melalui saluran keluar udara suplai, udara tersebut membentuk campuran aliran udara yang kompleks di dalam ruangan. Meskipun aliran udara tidak mengalir dalam satu arah, melalui tata letak saluran keluar udara suplai dan saluran keluar udara kembali yang masuk akal serta perubahan udara yang cukup, udara dalam ruangan dapat dimurnikan dan diencerkan sepenuhnya, dan konsentrasi partikel debu serta mikroorganisme dapat dikontrol dalam kisaran yang ditentukan.
(C) Prinsip Disinfeksi dan Sterilisasi
Selain filtrasi dan pengaturan aliran udara, disinfeksi dan sterilisasi juga merupakan aspek penting dalam pemurnian udara.
1. Disinfeksi Ultraviolet
Cahaya ultraviolet memiliki efek membunuh bakteri. Dengan menghancurkan struktur DNA atau RNA mikroorganisme, cahaya tersebut membuat mereka kehilangan kemampuan untuk bereproduksi dan bertahan hidup. Dalam sistem pemurnian udara, pemasangan lampu ultraviolet dapat lebih lanjut mendisinfeksi udara yang telah difilter. Disinfeksi ultraviolet memiliki keunggulan cepat dan bebas polusi, namun perlu diperhatikan bahaya cahaya ultraviolet bagi tubuh manusia. Umumnya dinyalakan saat tidak ada orang yang beroperasi.
2. Disinfektan Kimia
Disinfektan kimia tertentu juga dapat digunakan untuk pemurnian udara. Misalnya, uap hidrogen peroksida dan disinfektan lainnya dapat digunakan untuk disinfeksi pengasapan di bengkel ketika tidak ada orang. Disinfektan kimia ini dapat bereaksi dengan membran sel dan protein mikroorganisme untuk membunuhnya. Namun, saat menggunakan disinfektan kimia, perhatian harus diberikan pada masalah residunya, memastikan bahwa jumlah residu disinfektan di bengkel sebelum produksi memenuhi standar keselamatan.
Guangzhou Kunling Purification Equipment Co., Ltd. telah berkomitmen untuk menyediakan solusi pemurnian udara berkualitas tinggi bagi perusahaan produksi perangkat medis di Guangzhou. Kami sangat memahami pentingnya prinsip pemurnian udara dalam memastikan kualitas lingkungan bengkel produksi. Melalui teknologi dan peralatan canggih, kami membantu perusahaan memproduksi perangkat medis berkualitas tinggi, aman, dan andal.
Kontak
Tinggalkan informasi Anda dan kami akan menghubungi Anda.
WhatsApp