Dalam konstruksi ruang bersih, desain partisi dan langit-langitsangat penting, karena secara langsung memengaruhi kedap udara ruangan, organisasi aliran udara, dan klasifikasi kebersihan. Sistem partisi dan langit-langit yang dirancang dengan baik tidak hanya memastikan kinerja cleanroom yang stabil tetapi juga meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi biaya operasional. Artikel ini akan merinci peran, pemilihan material, dan pertimbangan konstruksi untuk partisi dan langit-langit cleanroom. 1. Peran dan Desain Partisi Cleanroom
(1) Fungsi Utama Partisi
Pembagian Ruang: Memisahkan zona kebersihan yang berbeda secara efektif berdasarkan persyaratan.
Jaminan Kedap Udara: Mencegah kontaminan eksternal masuk dan menjaga tekanan positif atau negatif.
Stabilitas Struktural: Mendukung sistem langit-langit dan memastikan stabilitas bangunan secara keseluruhan.
(2) Material Partisi Umum
Panel Sandwich Baja Warna: Tahan api, tahan debu, dan mudah dibersihkan, cocok untuk lingkungan kebersihan tinggi.
Partisi Kaca: Transparan untuk visibilitas, sering digunakan di laboratorium atau bengkel steril.
Panel Baja Tahan Karat: Tahan korosi dan mudah disanitasi, ideal untuk industri farmasi dan makanan.
(3) Pertimbangan Konstruksi
Sambungan harus disegel dengan perekat untuk memastikan tidak ada celah.
Sudut harus dibulatkan untuk mencegah penumpukan debu.
Sambungan antara dinding, lantai, dan langit-langit harus disegel rapat.
2. Peran Kritis Langit-langit Ruang Bersih
(1) Fungsi Utama Langit-langit
·
Manajemen Aliran Udara: Bekerja dengan FFU (Fan Filter Unit) atau filter HEPA untuk menciptakan aliran udara searah atau turbulen, mengontrol partikel debu.
Equipment Installation: Supports lighting, HVAC, fire protection, and other systems while maintaining cleanliness.
Dust and Contamination Prevention: Prevents dust buildup on the ceiling to avoid polluting the clean environment.
(2) Material Plafon Umum
Panel Aluminium: Ringan dan tahan korosi, cocok untuk ruang bersih standar.
Panel Plafon Baja Berwarna: Konsisten dengan material partisi untuk desain yang mulus dan kedap udara.
Plafon Return Air Grid: Digunakan dalam sistem udara balik untuk meningkatkan efisiensi sirkulasi udara.
(3) Pertimbangan Konstruksi
Plafon harus rata dan bebas celah untuk mencegah kebocoran udara.
Filter HEPA harus disegel rapat untuk menghindari kebocoran udara.
Pencahayaan dan ventilasi harus tersembunyi untuk meminimalkan perangkap debu.
3. Desain Terkoordinasi Partisi dan Plafon
Partisi dan plafon ruang bersih harus dirancang bersama untuk memastikan:
Kedap Udara: Semua sambungan harus disegel untuk mencegah kontaminasi silang.
Aliran Udara yang Dioptimalkan: Tata letak yang tepat untuk suplai udara plafon dan udara kembali dinding untuk memenuhi standar kebersihan.
Perawatan Mudah: Desain modular untuk perbaikan atau penggantian filter di masa mendatang yang nyaman.
4. Kesimpulan
Partisi dan langit-langit ruang bersih adalah struktur inti yang memastikan lingkungan bebas kontaminasi. Desain dan konstruksi yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan kinerja dan umur panjang. Saat membangun ruang bersih, perusahaan harus memilih bahan yang sesuai dan mengontrol kualitas konstruksi secara ketat untuk memenuhi standar kebersihan yang diinginkan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)