Sistem pengolahan gas ventilasi dan pembuangan laboratorium hewan merupakan komponen penting untuk memastikan keamanan lingkungan, keandalan data eksperimental, dan kesehatan personel. Untuk memenuhi persyaratan khusus ruang penampungan hewan, ruang operasi, dan ruang nekropsi, sistem pembuangan independen yang dikombinasikan dengan teknologi filtrasi dan pengolahan pembuangan berefisiensi tinggi harus didirikan untuk memastikan emisi mematuhi standar biosafety.
I. Desain dan Implementasi Sistem Pembuangan Independen
Ruang penampungan hewan, ruang operasi, dan ruang nekropsi harus dilengkapi dengan sistem saluran pembuangan yang sepenuhnya independen untuk mencegah kontaminasi silang:
- Kontrol aliran udara terarah: Pertahankan tekanan negatif untuk memastikan aliran udara bergerak dari area bersih ke area terkontaminasi
- Gradien tekanan zonasi: Tetapkan perbedaan tekanan sesuai dengan tingkat risiko biosafety setiap area untuk mencegah migrasi polutan
- Kontrol kecepatan udara yang presisi:
- Ruang penampungan hewan: 0,15–0,25 m/detik
- Ruang operasi dan ruang nekropsi: Disesuaikan dengan persyaratan operasional dan prosedural
II. Standar Aplikasi Teknologi Filtrasi Efisiensi Tinggi
1. Konfigurasi Filtrasi Multi-Tahap
- Pra-filter (G4): Menangkap partikel besar dan melindungi filter hilir
- Filter efisiensi sedang (F8): Menghilangkan partikulat berukuran sedang
- Filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA) (H13/H14): Efisiensi filtrasi 99,97%–99,995% untuk partikel 0,3 μm
2. Persyaratan Pemasangan Filter
- Gunakan rangka pemasangan yang tersegel penuh untuk memastikan nol kebocoran
- Pasang perangkat pemantauan tekanan diferensial untuk pemantauan kondisi filter secara real-time
- Sediakan port uji kebocoran pemindaian untuk memfasilitasi pengujian integritas rutin
III. Persyaratan Teknis Unit Pengolahan Gas Buang
Mengingat komposisi gas buang yang unik yang dihasilkan di laboratorium hewan, proses pengolahan multi-tahap harus diterapkan:
1. Unit Filtrasi Kimia
- Perlakuan gas asam: Netralisasi menggunakan media basa
- Penghilangan amonia: Sistem filtrasi media asam khusus
- Perlakuan VOC: Teknologi adsorpsi karbon aktif atau oksidasi katalitik
2. Filtrasi dan Inaktivasi Biosafety
- Inaktivasi aerosol yang berpotensi mengandung mikroorganisme patogen secara efisien
- Penggunaan gabungan unit disinfeksi ultraviolet (UV) dan filtrasi HEPA
- Sistem inaktivasi termal untuk laboratorium biosafety tingkat tinggi
IV. Indikator Kinerja Teknis untuk Emisi yang Sesuai dengan Biosafety
1. Batas Konsentrasi Emisi
- Partikulat: ≤ 20 mg/m³
- Amonia: ≤ 10 ppm
- Hidrogen sulfida: ≤ 5 ppm
- Aerosol mikroba: Tidak ada patogen hidup yang terdeteksi setelah perlakuan
2. Pemantauan dan Validasi Sistem
- Pemantauan tekanan diferensial sistem pembuangan, kecepatan udara, suhu, dan kelembaban secara real-time
- Pengujian berkala efisiensi filtrasi dan kedap udara sistem
- Validasi komprehensif setidaknya setahun sekali, termasuk pengujian asap dan visualisasi aliran udara
V. Poin Kunci untuk Operasi dan Manajemen Sistem
- Tetapkan prosedur operasi standar (SOP) untuk penggantian filter
- Kembangkan rencana tanggap darurat, termasuk prosedur untuk kegagalan sistem
- Simpan catatan lengkap data operasional sistem, aktivitas pemeliharaan, dan laporan inspeksi
- Terapkan program pelatihan profesional dan penilaian kompetensi untuk personel operasional
Kesimpulan
Desain ilmiah, implementasi standar, dan manajemen ketat sistem pengolahan gas ventilasi dan pembuangan sangat mendasar untuk memastikan keamanan hayati, perlindungan lingkungan, dan kualitas penelitian di laboratorium hewan. Dengan mengintegrasikan sistem pembuangan independen, perangkat filtrasi berefisiensi tinggi, dan teknologi pengolahan pembuangan yang canggih—sambil terus memenuhi persyaratan emisi keamanan hayati—laboratorium hewan dapat secara efektif mengendalikan risiko kontaminasi dan menyediakan lingkungan yang aman dan andal untuk penelitian ilmiah.