Stainless Steel 304 vs 316L: Cara Memilih Material yang Tepat untuk PASS BOX

Dibuat pada 01.22

Stainless Steel 304 vs 316L: Cara Memilih Material yang Tepat untuk PASS BOX

PASS BOX, juga dikenal sebagai transfer hatch atau airlock, adalah komponen penting di cleanroom, laboratorium, dan fasilitas produksi farmasi atau makanan. Ini memungkinkan material ditransfer antar lingkungan yang terkontrol tanpa mengorbankan integritas salah satu ruang. Salah satu keputusan paling mendasar saat menentukan PASS BOX adalah pilihan grade stainless steel. 304 dan 316L adalah dua pilihan yang paling umum. Artikel ini menguraikan perbedaan mereka dalam ketahanan korosi, kesesuaian untuk berbagai lingkungan, dan implikasi biaya untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.
Kotak pass laboratorium stainless steel dengan pintu kaca dan panel kontrol.

Perbandingan Ketahanan Korosi

Perbedaan inti antara baja tahan karat 304 dan 316L terletak pada komposisi kimianya, yang secara langsung menentukan ketahanannya terhadap korosi.
Fitur
Stainless Steel 304
Stainless Steel 316L
Komposisi Kunci
18% Kromium, 8% Nikel (baja tahan karat 18/8)
16-18% Kromium, 10-14% Nikel, 2-3% Molibdenum
Ketahanan Korosi
Ketahanan yang sangat baik terhadap lingkungan atmosfer dan bahan kimia organik. Pilihan standar untuk banyak aplikasi.
Lebih unggul dari 304. Sangat baik dalam berbagai lingkungan kimia, terutama terhadap asam dan klorida.
Korosi Lubang & Celah
Rentan di lingkungan yang mengandung klorida (misalnya, semprotan garam, pemutih, disinfektan).
Penambahan Molibdenum secara dramatis meningkatkan ketahanan terhadap korosi lubang dan celah yang disebabkan oleh klorida.
Ketahanan Asam
Baik terhadap sebagian besar asam organik. Buruk terhadap klorida asam kuat.
Ketahanan yang baik terhadap berbagai macam asam, termasuk asam sulfat dan fosfat encer.
Poin Penting: Pembeda utama adalah Molibdenum pada 316L. Elemen ini secara signifikan meningkatkan kemampuan paduan untuk menahan serangan dari klorida, yang terkenal merusak baja tahan karat dan dapat menyebabkan pitting. Hal ini menjadikan 316L pilihan yang jelas di lingkungan kimia yang keras atau tidak dapat diprediksi.

Lingkungan yang Berlaku

PASS BOX Stainless Steel 304 cocok untuk:

  • Ruang Bersih Umum & Elektronik: Lingkungan dengan atmosfer terkontrol dan paparan bahan kimia minimal.
  • Transfer Material Kering: Transfer barang, perkakas, atau komponen yang dikemas di mana tidak ada bahan kimia agresif yang ada.
  • Makanan & Minuman (Non-Agresif): Untuk area kering atau produk dengan asam organik ringan.
  • Proyek Sensitif Biaya: Di mana lingkungan operasi diketahui ringan dan tidak korosif.

STAINLESS STEEL 316L PASS BOX diperlukan untuk:

  • Farmasi & Biotek: Di mana disinfektan, asam, atau pelarut agresif digunakan secara teratur.
  • Lingkungan Pesisir atau Laut: Fasilitas yang terpapar udara yang sarat garam mengandung klorida.
  • Laboratorium & Pemrosesan Kimia: Area apa pun yang melibatkan transfer material yang terpapar asam, halida, atau bahan kimia korosif.
  • Produksi Injeksi Steril: Area kebersihan tinggi yang memerlukan siklus sterilisasi yang sering dan keras.
  • Pengolahan Makanan (Agresif): Area dengan kandungan garam tinggi, saus asam, atau larutan air garam.

Analisis Biaya

Keputusan selalu melibatkan pertukaran finansial.
  • Biaya Material:
  • Biaya Fabrikasi:
  • Total Biaya Kepemilikan (TCO):

Kesimpulan

Panduan Pemilihan:
  • Pilih Stainless Steel 304 jika:
  • Pilih Stainless Steel 316L jika:
Selalu nilai bahan kimia spesifik, rezim pembersihan, dan kondisi lingkungan yang akan dihadapi PASS BOX sepanjang masa pakainya. Konsultasi dengan produsen PASS BOX Anda mengenai persyaratan proses Anda selalu direkomendasikan.
Selamat berkunjung ke situs web kami:https://www.gcccleanroom.com/pass-box.html
Kontak
Tinggalkan informasi Anda dan kami akan menghubungi Anda.
WhatsApp